Bentuk Pertunjukan Tari Seblak Rimong sebagai Tari Kreasi Anak-anak di Sanggar Dharmo Yuwono Kabupaten Banyumas

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Mita Dwi Setyaningrum
Joko Wiyoso

Abstract

Tari Seblak Rimong merupakan tari kreasi banyumasan yang diciptakan oleh Sanggar Dharmo Yuwono Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Istilah Seblak berarti dolanan sampu, sedangkan Rimong berarti kemben. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk pertunjukan Tari Seblak Rimong yang dipentaskan oleh Sanggar Dharmo Yuwono. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan struktural. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan narasumber ketua sanggar, koreografer, dan penata iringan. Hasil pembahasan meunjukkan bahwa struktur pertunjukan Tari Seblak Rimong terdiri atas unsur gerak, iringan, tata rias dan busana, tempat pertunjukan dan penciptaan. Gerak tari berpijak pada pakem lengger banyumasan yang geraknya enerjik, lincah, patah-patah, dinamis, dan ekspresif, yang merepresentasikan kegembiraan anak-anak. Iringan menggunakan musik calung banyumasan dengan tembang cakepan asmarandana yang berfungsi sebagai pengiring tari dan media penyampaian nilai kasih sayang, kepedulian, dan berbakti kepada orang tua. Dengan demikian, Tari Seblak Rimong berperan sebagai media hiburan, sekaligus sebagai sarana pelestarian nilai budaya dan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.


 

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Setyaningrum, M. D. and Wiyoso, J. (2026) “Bentuk Pertunjukan Tari Seblak Rimong sebagai Tari Kreasi Anak-anak di Sanggar Dharmo Yuwono Kabupaten Banyumas”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 8(2), pp. 1098-1109. doi: 10.38035/rrj.v8i2.1998.

References

Ash-shiddiqi, Hasby, Riza Wahyuni Sinaga, Nadya Cindy Audina, Reduksi Data, and Display Data. 2025. “Jurnal Edukatif” 3 (2): 333–43.
Hanny, Fitriana, Nur Dianti, and Restu Lanjari. 2025. “Manajemen Pelaksanaan Pertunjukan Barongan Risang Guntur Seto Dalam Meningkatkan Daya Tarik Dan Ketahanan Budaya Lokal” 7 (5): 3755–66.
Hayward, Sean, and Darno Kartawi. 2023. “Calung Banyumasan : Borderland Identity Through the Lens of Musical Technique,” 61–75.
Islami, Moch Zihad, Bety Oktaviani, Doni Andika Pradana, Danu Saifulloh, Wahida Okta Khoirunnisa, Rachmad Hidayat, Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada, Ilmu Budaya, and Universitas Gadjah Mada. 2022. “Relevansi Nilai Filosofis Tari Lengger Lanang Banyumas Dalam Konteks Ketimpangan Gender Dan Dinamika Tari Di Tengah Perubahan Masyarakat Indonesia,” no. 11: 131–42.
Jazuli, M. 2016. Peta Dunia Seni Tari. Edited by Cucu Suryanto. Sukoharjo: CV.Farishma Indonesia.
Koyan, Prof. Dr. I Wayan. 2022. “Metodologi Penelitian Kualitatif.” Rake Sarasin, no. March: 54–68. https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en.
Kurniawan, Rahmat. 2025. “Metode Penciptaan Musik Iringan Untuk Seni Pertunjukan : Pendekatan Interdisipliner Bagi Mahasiswa Seni Musik Pendahuluan,” 1–12.
Lailis, Zuni, R Indriyanto, Jurusan Pendidikan, Seni Drama, Fakultas Bahasa, and Negeri Semarang. 2022. “JURNAL SENI TARI Estetika Bentuk Pertunjukan Tari Kuda Lumping Satriyo Wibowo Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung,” no. 11: 1–12.
Ma, Amar. 2025. “Teknik Pengumpulan Data Pada Penelitian Kualitatif” 7 (2): 99–109.
Pembelajaran, Implementasi, Tari Dalam, Mengembangkan Aspek, Anak Usia Dini, Hidayatu Munawaroh, and Anak Usia Dini. 2017. “Hidayatu Munawaroh | 25,” no. 2: 25–34.
Raiz, Iqrok Jordan, and Moh. Hasan Bisri. 2018. “Bentuk Pertunjukan Tari Kubro Siswo Arjuno Mudho Desa Growong Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang.” Jurnal Seni Tari 7 (1): 81–90. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/article/view/22810/11323.
Rochayati, Rully, and Deria Sepdwiko. 2025. “Tata Rias Dan Tata Busana Tari Milok Sambatan Karya Raden Gunawan Di Banyuasin III” 4 (1): 1088–1102.
Rojab, Tari Jaro. 2024. “Makna Simbolis Tari Jaro Rojab Di Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas” 23 (1).
Sari, Winda Indah. 2024. “Perkembangan Tari Sewa Sanggar Kesenian Minang Pesisir Selatan Merangin Di Bangko Program Studi Pendidikan Sendratasik , Universitas Negeri Padang” 8: 29787–92.
Sindi, Kadek, Ida Ayu, Wimba Ruspawati, Anak Agung, Ketut Oka, and Natyaning Kawangen Dance. 2024. “Tari Kreasi Natyaning Kawangen” 4 (1): 17–23.
Sinta, Terakreditasi, Nabilla Nur, Kasih Kusuma, Warih Handayaningrum, Pendidikan Seni Budaya, Universitas Negeri Surabaya, and Lidah Wetan. 2022. “JURNAL SENI TARI Estetika Bentuk Tari Suramadu Karya Diaztiarni,” no. 11: 100–106.
Sirait, Amirah Syarifah, Hilda Zahra Lubis, Najwa Mahfuza, and Ainin Ditya. 2025. “SENI GERAK TARI ANAK USIA DINI” 3 (5).
Studi, Program, Pendidikan Guru, Sekolah Dasar, Jurusan Pendidikan, Universitas Terbuka, Kota Tangerang Selatan, Universitas Negeri Padang, Air Tawar Padang, and Kota Padang. 2022. “PEWARISAN BUDAYA MELALUI TARI KREASI NUSANTARA” 11.
Sujarwati, Ani, Setyo Yanuartuti, and Anik Juwariyah. 2025. “Estetika Gerak Tari Greget Sawunggaling” 24 (2): 148–63.
Susana, L, Ayu, W., & Marahayu, N. M. (2018). Lengger lanang Langgeng Sari dalam pertunjukan seni di Banyumas: Perspektif Bourdieu. The Interrelated Pattern of Lengger Lanang Langgeng Sari Existence in Banyumas Art Performance, 7(2), 198–214.