Pembelajaran Tari Kreasi “Semarang Rumah Kita” pada Diaspora di Kedutaan Besar Republik Indonesia Manila-Filipina
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Published
Apr 29, 2026
Abstract
This study aims to describe the learning process of the creative dance “Semarang Rumah Kita” at the Indonesian Embassy (KBRI) in Manila, Philippines, within the context of cultural preservation. It utilizes a descriptive qualitative approach, with data collection technique consisting of observation, interviews, and documentation. The research subjects include Indonesian diaspora students and the learning facilitators at the Education and Culture Attache of KBRI Manila. The findings indicate that the learning process is carried out through the stages of planning, implementation, and evaluation. The methods employed include demonstration, imitation, and drill. The learning process takes place within a cultural preservation framework that influences the student’s movement comprehension, and adaptation. Supporting factors include participant enthusiasm, institutional support, and adaptive nature of the dance, while inhibiting factors include time constraints and the diverse backgrounds of the students. The novelty of this study lies in the investigation of creative dance learning within a nonformal context abroad. This study contributes as a reference for the development culture-based learning strategies overseas.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Ranah Research.
References
Anshor, A. S., & Saragih, N. A. (2021). Analisis pembelajaran seni tari dalam pengembangan kreativitas peserta didik. Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 54–57. https://doi.org/10.32696/jip.v2i1.1464
Aziza, A., Nabila, J., Legowo, Y. A. S., & Utami, D. (2025). Pelatihan Tari Dongklak Guna Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Siswa di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(11), 5086-5095.
Damanik, D. W. P. S. (2023). GUBANG: KESENIAN DAN IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT ASAHAN: GUBANG: ARTS AND CULTURAL IDENTITY OF THE ASAHAN COMMUNITY. Aufklarung: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 2(2), 58-66.
Handayani, E. W., Handayaningrum, W., Mariasa, I. N., Juwariyah, A., & Suryandoko, W. (2024). Pelatihan Tari Rantak Bagi Siswa Sekolah Menengah (SMP/SMA) di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Malaysia. Jurnal Pengabdian Pendidikan Seni Pertunjukan, 3(2), 75-88.
Haryanto, T., & Suciati, N. K. (2020). Pembelajaran Tari Kembang Girang Di Desa Pering Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Agustus 2020. Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni, 8(2), 90-99.
International Journal of Science and Research Archive. (2025). Phenomenology as a qualitative research design: Identifying the essence of lived experiences. IJSRA, 14(1). https://journalijsra.com/sites/default/files/fulltext_pdf/IJSRA 2025-0319.pdf
Irwansyah, M. R., Kurniawan, P. S., & Prayudi, M. A. (2024, December). PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BUDAYA DAN ADAT BALI BAGI ANGGOTA KOMUNITAS SEKOLAH PELANGI INDONESIA SYDNEY, AUSTRALIA. In Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (Vol. 9, No. 1, pp. 1599-1606).
Kurniati, F., Taryana, T., & Badaruddin, S. (2023). PEMBELAJARAN TARI RAKYAT BAGI MAHASISWA ASING. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 3(03), 528-536.
Kusumastuti, E., Putro, B. H., Indriyanto, I., & Cahyono, I. N. (2023). Pelatihan Tari Jaran Kepang Semarangan Berbasis Teknologi Kepada Generasi Milenial. Varia Humanika, 4(1), 29-38.
Kusumastuti, E. (2014). Penerapan model pembelajaran seni tari terpadu pada siswa sekolah dasar. Mimbar Sekolah Dasar, 1(1), 7-16.
Kencana, A. (2023). Diplomasi Budaya Indonesia Melalui Tari Kecak Bali. Pustaka : Jurnal Ilmu-Ilmu.
Mahardhani, A. J., Sutrisno, S., Rusdiani, N. I., Cahyono, H., Asmaroini, A. P., Kristiana, D., & Ayuningtyas, E. D. P. (2023). Pembelajaran Lintas Budaya Melalui Aktivitas Mengajar pada Sanggar Bimbingan Non Formal di Malaysia. Dharma Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 58-67.
Mariati, P., Hartatik, S., Kasiyun, S., & Nurfaiza, Y. I. (2024, November). Pelatihan Tari Saman Sebagai Peningkatan Kesadaran Budaya Indonesia Di Pondok An Nahdlah Selangor Malaysia. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (Vol. 4, No. 1, pp. 182-192).
Mastoah, I., & Meiliawati, F. PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN TARI KREASI LINTAS BUDAYA DALAM MENGENAL BUDAYA. COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION, 4(2), 28-35.
Mikaresti, P., & Mansyur, H. (2022). Pewarisan budaya melalui tari kreasi nusantara. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 11(1), 147-155.
Mulyani, A., Kaeksi, M. H., Firmansyah, D., & Wati, K. (2025). PELATIHAN TARI SUNDA PADA MASYARAKAT CINA DIASPORA: STUDI KASUS KERJASAMA BUDAYA ANTARNEGARA. Prosiding ISBI Bandung.
Msen, D. C. E., Nau, N. U. W., & Simanjuntak, T. R. (2023). Hubungan Bilateral Indonesia dan Kolombia dalam Promosi Budaya Indonesia di Kolombia Tahun 2020-2022. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(6), 131-141.
Ningrum, A. D. (2023). STRATEGI PEMBELAJARAN SENI TARI PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMK ANTARTIKA 2 SIDOARJO. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 12(2), 357–367. https://doi.org/10.26740/jps.v12n2.p357-367
Nuraida, I., & Ping, X. (2025). Pelatihan Tari Payung Geulis untuk Meningkatkan Kompetensi BIPA di Hebei International Studies University, Tiongkok. PIONERA: JOURNAL OF MULTI RESEARCH AND DEVOTION, 2(2).
Oktarini, S., Soewardjo, B. K., Prayitno, E. H., & Zelia, V. (2024, November). PELATIHAN TARI DASAR BETAWI UNTUK MAHASISWA HEBEI INTERNATIONAL STUDIES UNIVERSITY. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 5, No. 1, pp. SNPPM2024P386 SNPPM2024P394).
Puryanto, S., & Purwantiningsih, A. (2024). Pendekatan fenomenologi dalam memahami pengalaman sosial individu. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences, 7(2). https://mahesainstitute.web.id/ojs2/index.php/jehss/article/view/1917
Rahayu, P. (2024). Pembelajaran Lintas Budaya Jepang - Indonesia Melalui Penciptaan Tari Yosakoi Indonesia. Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 158–163.
Saputra, R., Hasanah, N., Azis, M., Putra, M. A., & Armayadi, Y. (2024). Peran seni dalam mempertahankan identitas budaya lokal di era modern. Besaung: Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 9(2), 183-195.
Susanti, S., & Koswara, I. (2024). PEMERTAHANAN WARISAN BUDAYA BANGSA MELALUI SENI TRADISIONAL. Akrab Juara: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial, 9(3), 939-951.
Seran, M. P. P., Sanit, F. N., Seran, M. R. M., & Berek, C. (2025). Pembelajaran Tari Kreasi Tujuh Bidadari “Feto Hitu” Pada Peserta Didik Kelas Tari Pusat Budaya Indonesia Dili Timor-Leste. Beujroh : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Pada Masyarakat, 3(2), 340–355.
Setyawan, A., & Dopo, F. B. (2025). Pendidikan seni tari sebagai pendidikan multikultur: Sebuah tinjauan internasional. International Review of Arts Education, 12(1), 45–5